Berikan perlindungan sejati, Hapuskan rasisme dan perbudakan modern
![]() |
Berniat memperbaiki nasib dengan mencari peruntungan di negeri orang, dipilih oleh para BMI dengan resiko menanggung sejumlah masalah saat bekerja. Pengaduan yang diterima KOBUMI (Komunitas Buruh Migran), menyimpulkan bahwa banyaknya pengaduan dari BMI terkait soal hak dasar yang tidak dipenuhi.
"Resiko untuk diinterminit (red: di PHK sepihak) setiap saat, pekerjaan yang berlebih, jam kerja tanpa batas waktu yang jelas hingga tidak ada hak cuti. Intinya akhiri rasisme dan hentikan perbudakan modern," kata Iis, Koordinator Advokasi Kobumi di Victoria Park, Hong Kong, Rabu, 25 September 2017.
Dari data BNP2TKI diketahui bahwa gaji yang tidak dibayar menjadi masalah yang paling banyak diadukan para BMI di luar negeri.
Berikut 10 masalah yang paling banyak dialami BMI berdasarkan pengaduan yang diterima KOBUMI:
1. Overcharging (Biaya penempatan berlebih)
2. PHK/Interminit
3. Jam Kerja Berlebih
4. Gaji tidak dibayar
5. Tindak kekerasan dari majikan
6. Pekerjaan tidak sesuai perjanjian kerja
7. Tidak dipulangkan meski kontrak kerja selesai
8. Hilang Kontak atau Putus Hubungan Komunikasi
9. Overstay
10. Meninggal dunia di negara tujuan
5. Tindak kekerasan dari majikan
6. Pekerjaan tidak sesuai perjanjian kerja
7. Tidak dipulangkan meski kontrak kerja selesai
8. Hilang Kontak atau Putus Hubungan Komunikasi
9. Overstay
10. Meninggal dunia di negara tujuan

COMMENTS